Tuesday, May 12, 2009

Mata yang digunakan....


When I see thing and see something, I need to chose which eyes I'm using to see it. The eyes that I'm using, will decide how i see something. That's how powerful the eyes will be....


Mata yang digunakan untuk melihat sesuatu, akan menetukan bagaimana sesuatu itu harus terlihat dan terjadi. Banyak kali mata melihat dari kepercayaan (belief) yang terbetuk sejak sekian lama. Jarang sekali mata melihat dari fakta (facts). Ramai sekali yang terkeliru antara kepercayaan dan fakta.


Fakta benda benar untuk semua orang, semua keadaan, semua tempat. Fakta bila semua manusia menerimanya sebagai fakta tanpa sebarang keraguan. Maka itu fakta. (Jangan sesekali cuba mendebatkan soal akidah, kalau tak iman tak cukup kuat, ilmu tak cukup kuat, fakta tak cukup kuat, ini adalah perkara yang berbeza. Dan kuat itu juga tak sama antara satu dengan yang lain). Merah itu merah dan hijau itu hijau adalah fakta. Air itu air dan angin itu angin adalah fakta. Air apa yang dilihat, mungkin fakta, mungkin kepercayaan. Merah bagaimana yang terkelihatan, mungkin fakta, mungkin kepercayaan.


Bila berhadapan dengan sesuatu keadaan, penting sekali untuk bertanya diri sendiri, apakah ini fakta, atau sekadar kepercayaan? Kepercayaan ditanam sejak dari kecil, dikumpul sejak lahir, diturunkan turun temurun dari generasi terdahulu hingga kini, hingga banyak kepercayaan dilihat sebagai fakta.


Jika fakta, apakah semua orang menyetujui perkara yang sama? Jika ya, maka itu mungkin fakta. Jika tidak, maka itu mungkin sekadar kepercayaan. Ada juga fakta yang ingin ditolak manusia. Maka itu soal lain, itu soal tidak mahu menerima kebenaran, menolak kesahihan, mengingkari apa yang sebenarnya ada dan berlaku. Ada saja manusi yang menolak kebenaran, menolak fakta hanya untuk kepentinagn sendiri. Maka dia akhirnya membina kepercayaan dan mengolah kepercayaan supaya ia menjadi fakta. Ini adalah penyelewangan. Penyeleweang paling bahaya tentunya penyelewengan akidah dan iman.


Namun, apa yang penting, apakah kepercayaan kekal (fix belief) yang telah sekian lama ditanam dalam diri hingga ia menjadi fakta? Seolah-olahnya ia tidak boleh berubah dan tak mampu diubah lagi? Apakah kepercayaan bila bercakap benar, bila beri maklum balas yang benar, maka akan terluka hati manusia lain yang mendengarnya? Bila bercakap soal kbaiakn, maka akan ada hati yang terguris? Jika mengambil berat soal orang lain maka itu menjaga tepi kain orang?


Sejak bila pula kepercayaan ditanam supaya jangan campur soal orang lain jika tak mahu menambah musuh? Sejak bila pula kepercayaan dicambah jangan persoalkan apa jua cakap pemerintah jika tak mahu hidup menderita? Bukankah ini semua kepercayaan dan buaknya fakta. Tapi, kenapa hidup lebih terdorong dengan kepercayaan dan bukannya fakta? :-)


Menaraik jika diulas lanjut. Menarik jika terus mencari konsep percaya dan fakta ini. Fakta tak semestinya dilihat dengan mata fizikal. Fakta boleh saja dilihat dengan mata hati dan mata iman. Bukan semua fakta terlihat secara fizikal. Banyak juga fakta terlindung buat masa ini, namun bakal terlihat dikemudian hari.


Berhati-hatilah bila melihat, bila mendengar, bila percaya. Mata, telinga, hati, mungkin terkeliru antara fakta dan kepercayaan!

Monday, May 11, 2009

The journey, the choosen one.....


It's not the number but what is it about the number? That's the game of thiese few weeks and it was pretty well done. The troller coster was as high and low as before, but the experience was fantastic. Every single moment, every single person, every single journey, was a great experience.


Not all the time I'm getting the result that I want, but all the time the result tell me something about me. Nothing wrong with anyone else, and it just for me to learn something about it. People will do what they chose to do, feel what they chose to feel, experience their experince, I can't change anyone and I can't make anyone. But, I can create something so that people get it and move forward. So, what I am committed to create?


People move where they chose to move. It's up to them to chose their journey. That's their choice. Question is, what Am I going to do, so that people move forward, not backward? What action that I'm taking and as a resul of this action, people take action and create result that matter to them?


Pretty not that easy rite? ha ha ha..... Yea... nothing easy, it's challenging, but also, in creating experience and learning something about life, it is very rewarding. When every day is no longer about number but what about that number, life will be interesting, and every single action counted.


It's all about the people!!